Tampilkan postingan dengan label ceritaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ceritaku. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Juni 2013

JUNI milik KITA ^_^

sungguh bulan yang tak pernah terlupakan terutama bulan itu di tahun itu ^_^
Alloh memberikan/mendatangkan hal yang tak terduga untukku..
hal itu membuat perasaan campur aduk : senang, deg-degan, bingung, tidak karuan..
tapi alhamdulillah perasaan yang campur aduk tersebut benar-benar membuat bahagia..

kasih sayang Alloh benar-benar luar biasa dalam kebahagiaan itu..
aku sangat bersyukur atas semua nikmat & karuniaMU yang telah diberikan padaku..
terutama mendatangkan "dia" dalam kehidupanku..

dengan adanya "dia", sesuatu hal yang mendung menjadi cerah..
sesuatu hal yang negatif menjadi positif..
insya alloh..
tentunya ini semua karena izin & ridho Alloh..
syukron Ya Alloh..

aku&dia benar-benar bersyukur juga bahagia dengan kejadian di bulan itu yaitu bulan Juni..
bertemu dengan Juni kembali seperti Juni ini, membuat kita senang dan mengingat-ingat kembali tentang kejadian di Juni waktu lalu.. ^_^

(aku+dia=KITA)

^JUNI ITU MILIK KITA^



Kamis, 12 Januari 2012

__hatiku__

dear hatiku

pendirianmu sering berubah-ubah..
kadang mendatangkan senyuman, kadang mendatangkan tangisan..
tapi itu suatu anugerah buatku..
kamu punya pemiliknya, pemilikmu adalah Sang Kuasa..
Dia yang berhak merubahmu, kapanpun dimanapun dalam keadaan apapun..
pokoknya sekehendak Sang Kuasa..

hatiku, saat kamu menginginkan sebuah nama singgah di tempatmu..
aku tak bisa melarangnya..
di satu sisi kamu merasakan kebahagiaan saat disinggahinya..
tapi di sisi lain kamupun merasakan kegundahan..
kamupun tak hanya menginginkan sebuah namanya saja..
tapi kamu menginginkan juga hati dari sebuah nama itu..
itulah tentangmu..

saat datang sebuah nama dalam hidupku, kamu berharap nama itu singgah di tempatmu..
beberapa waktu, nama itu tak kunjung singgah di tempatmu..
tapi kemudian tanpa ku duga nama itu singgah di tempatmu..
akhirnya pikiranku kebingungan dengan hal itu..
pikiranku menjadi gundah..
ternyata sebuah nama itu telah mengetuk pintumu & akhirnya kamu membukanya..
tapi kamu bahagia dengan singgahnya nama itu d tempatmu..
karena sebuah nama itu begitu baik, sangat indah memperlakukan kamu & aku..
kamu berharap tak hanya namanya yang singgah, tapi kamu berharap hatinya pun singgah..

kamu ingin sekali mengatakan sesuatu hal tentang apa yang kamu harapkan..
tapi kamu pendam, sampai akhirnya hal itupun kamu buat mulutku berbicara..
sebuah namapun akhirnya tahu..
tapi reaksinya perlahan berubah, perlakuannya terhadap aku & kamu tak seindah dulu..
kamupun akhirnya sakit akibat perubahan itu..air mata menjadi temanmu..

pikirankupun menyesal telah membuatmu sakit..
pikiranku bisa merasakan sakit yang kamu rasakan, sehingga pikirankupun ikut sakit..
hanya permintaan maaf yang bisa diutarakan pikiranku terhadap pemilikmu..
kesakitan yang menimbulkan air mata terus menemani kamu & pikiranku..
tapi semua ini tak akan dirasakan oleh sebuah nama..

akhirnya pikiranku ingin mencoba untuk menenangkanmu..
pikiranku mengundang ketenangan dan keikhlasan..
perlahan kamupun merasakan ketenangan dan mencoba ikhlas..
ikhlas dengan perubahan yang sebenarnya tak kamu inginkan..

perlahan-lahan karena pemilikmu, kamupun berubah dan berusaha menetralkan kembali apa yang kamu rasakan..
dan dengan kekuasan pemilikmu juga, akhirnya sekarang kamu bisa menetralkan apa yang kamu rasakan..
aku tahu dengan netralnya kembali apa yang kamu rasakan..
bukan berarti rasa itu main-main atau tidak serius pada sebuah nama..
hanya saja pikiranku menganggap itu tak akan pernah mungkin & tahu diri..
apa yang kamu rasakan sekarang  sudah sama seperti sebelum sebuah nama itu singgah di tempatmu..
tapi pikiranku menyadari dan kamu meyakini, meskipun kamu sudah bisa netral..
itu tak akan mengembalikan sebuah nama seperti dulu..
dia pasti akan tetap berubah, tetap menjaga jarak & sikap..
jarak & sikap yang sebenarnya menurut kamu itu rasa tak usah ada..

aku ingin membantu, mulutku pun ingin membantumu..
tapi pikiranku merasakan tak ada haknya membuat sebuah nama bisa seperti dulu lagi..
biarlah apa maunya sebuah nama itu..
jika sebuah nama itu mengerti pasti kan kembali seperti dulu..
tapi kalau sebuah nama tak cukup memahami ini, mungkin keadaannya masih tetap seperti sekarang..

inginnya aku dan hatiku sekarang, sebuah nama itu bukan sekedar menjadi teman tapi menjadi sahabat untuk hidupku..
tapi pikiranku merasa itu hanya keinginanku saja..
semua sudah ada yang mengaturnya..
Dia tahu yang terbaik untukku & sebuah nama..
dan hatiku cuma meminta keikhlasan untuk selalu menemaninya & sekarang hatiku telah terkunci kembali..
dan meminta Yang Kuasa selalu menolong kamu & hidupku.
memohon Yang Kuasa tetap menjaga hatiku..



~inilah yang dirasakan sekarang tapi tak bisa diungkapkan~

Rabu, 11 Januari 2012

...ketakutanku...

dear ketakutanku..

akhirnya kau datang lg dlm otakku, hatiku & dlm hidupku..
ketakutan akan hadirmu akhirnya terjadi juga..
sesuatu tentang perubahan, sesuatu tentang sakit hati..
aku ingin menghindar darimu, tapi aku tidak bisa..
kemanapun aku pergi kau akan mengikutiku, ketakutanku..

ketakutanku, kenapa ini harus terjadi ?? kenapa harus terjadi begitu cepat??
padahal aku baru merasakan kembali kenyamanan datang menaungiku..
padahal aku tak merasa diberi harapan apapun oleh kebahagiaan tentang sebuah nama..
padahal aku masih ingin bersama kebahagiaan di hati ini tentang sebuah nama..
sebuah nama baru yg singgah di hati..
awalnya kalau berjalan baik, aku akan selalu setia menjaga namanya & b'harap perasaan ini tak di singgahi olehmu..
tapi kalau berjalan buruk, pasti butuh proses..
dan akhirnya kenyataan menunjukkan kalau ini berjalan buruk, oleh karena itu aku butuh proses untuk mengeluarkan sebuah nama ini..
ketakutanku, tak mungkin aku secepat itu mengeluarkan nama ini..

aku butuh ketenangan & keikhlasan untuk mengeluarkannya & membiarkan nama itu pergi..
pergi sebagai seseorang yang spesial di hatiku, tapi tidak pergi untuk menjadi temanku..
tapi yang aku yakini kalau sebuah nama itu telah berubah tanpa kata-kata..
yang ditunjukkan sebuah nama rasanya sakit sekali untuk aku terima..
aku tak percaya..
dan temanmu pun akhirnya datang dalam hati ini yaitu air mata..

ketakutanku, apa yang harus aku lakukan agar kamu pergi dari hati ini??
aku ingin keikhlasan saja yang datang menaungiku, bukan kamu, ketakutanku..
karena kehadiranmu, hanya mengundang kegundahan dan air mata yang tak henti..

ketakutanku, ku mohon kamu pergilah untuk hati ini..
aku hanya ingin & butuh kebahagiaan, kenyamanan, ketenangan dan keikhlasan..

ketakutanku, maaf kalau aku tak menyukai kehadiranmu untuk hal ini..
semoga kamu mengerti..
tapi aku menyukai kehadiranmu untuk hal lain..
itu pasti..